Vitamin B6 dan B12 dibutuhkan dalam proses sintesis jaringan baru dan jantung pada janin, pembelahan sel, dan metabolisme protein. Kebutuhan vitamin B6 sekitar 1.7 mikrogram dan vitamin B12 sekitar 2.6 mikrogram/hari. Vitamin B dapat ditemukan pada : ubi, beras merah, keju, susu, brokoli, jamur, telur, sayuran hijau, ayam, alpukat, semangka, ikan sarden, dan daging sapi,
Nutrisi yang ada pada vitamin C bermanfaat dalam mempercepat penyerapan zat besi dalam tubuh. Zat besi bermanfaat dalam memproduksi sel-sel darah merah. Sehingga sel darah merah atau hemoglobin ibu hamil dalam jumlah yang cukup. Batas HB bagi ibu hamil minimal adalah 11,5. Fungsi lain dari Vitamin C adalah melindungi jaringan organ tubuh dari berbagai macam kerusakan serta memberikan otak berupa sinyal kimia karena vitamin C mengandung antioksidan. Vitamin C dapat ditemukan di kiwi, stroberi.dan sayuran hijau seperti bayam, kentang, tomat.
7. Vitamin D
Nutrisi yang ditemukan dalam vitamin D sangat bermanfaat bagi penyerapan kalsium bagi ibu hamil dan janin. Kalsium ini sangat bermanfaat dalam memperkuat tulang ibu hamil dan pembentukan tulang bagi janin. Ibu hamil akan menanggung kandungan yang semakin berat, oleh sebab itu diperlukan tulang yang kuat dan kokoh untuk menanggung kandungannya tersebut. Riset menunjukan bahwa vitamin D sangat berperan penting dalam menjaga fungsi normal saraf, otot, dan sistem imunn tubuh. Tak hanya bagi bayi, pada ibu hamil juga dapat berfungsi mengurangi timbulnya diabetes gestasional dan preeklampsia selama kehamilan. Kebutuhan vitamin D haruan adalah 400 IU. Vitamin D dapat ditemukan pada; minyak ikan dan lemak ikan seperti ikan salmon, makarel dan sarden.
8. Asam Folat.
Nutrisi yang ada pada asam folat sangat diperlukan oleh janin dikarenakan dengan asam folat tersebut ibu hamil akan terhindar dari anemia megaloblastik dan juga bermanfaat dalam menurunkan kadar bernama homosistein dalam darah ibu hamil. Ibu hamil rentan untuk terkena gejala eklamsia dan juga preeklamsia, sehingga diperlukan asam folat untuk menghindari gejala tersebut. Gejala tersebut banyak yang menyebabkan ibu hamil mengalami kematian setelah melahirkan. Untuk janin, asam folat berfungsi sebagai pembentukan sumsum di bagian tulang belakang serta tabung otak janin. Asam folat juga bermanfaat untuk mengurangi resiko bayi lahir dengan kecacatan otak dan juga kecacatan tulang belakang. Tidak hanya itu saja, asam folat juga bermanfaat untuk menghindari bayi dengan bibir sumbing, keterbelakangan mental atau down sindrome dan bayi lahir dengan cacat. Folat diperlukan sebanyak 400 mikrogram perhari atau setara dengan 2 gelas susu. Asam folat bisa ditemukan pada buah-buahan stroberi, jeruk, beras merah, dan sayuran hijau, gandum.
Penting bagi ibu hamil untuk mendapatkan 2 porsi ikan yang mengandung omega 3. Peranan DHA sangat vital dalam perkembangan fungsi otak dan mata bayi. DHa juga dapat menurunkan resiko kelahiran prematur dan bermanfaat pula untuk meningkatkan berat badan bayi saat lahir. Berbagai riset tentang peranan DHA selama kehamilan juga memperlihatkan bahwa DHA juga memiliki manfaat besar untuk ibu hamil, yaitu dapat mencegah timbulnya preeklampsia, depresi pasca persalinan, dan menurunkan resiko. Asupan DHA yang disarankan bagi ibu hamil adalah sekitar 200 mg/hari. DHA dapat diperoleh dari suplemen/vitamin, makanan laut seperti ikan salmon dan tuna, keju, susu, dll.
Reference :
http://informasitips.com/7-zat-gizi-penting-yang-diperlukan-ibu-hamil
http://bidanku.com/6-vitamin-penting-untuk-ibu-hamil



































.jpg)













