Tuesday, November 25, 2014 |

Menikah, mendaki bersama menuju puncak

"Berakit-rakit kehulu. Berenang-renang ke tepian".
Benar sekali pepatah tersebut.
Baru kusadari setelah aku menikah.
Aku sama sekali tidak memungkiri bahwa menikah itu indah, menikah adalah anugerah.
Benar kok ucapan  tersebut.
Tapi, yang perlu disadari lagi, bahwa Menikah, bukanlah pemberhentian terakhir kita.
Justru, menikah adalah titik awal kita untuk melangkah bersama pasangan kita menuju akhir perjalanan.
Akhir perjalanan itu apa, tergantung dari komitmen, kerja sama, dan usaha pasangan menikah tersebut.
Dan bagi orang Islam, akhir puncak kita adalah 'khusnul khatimah' dan 'syurga'.
Kini, aku mengerti, apa yang terjadi. Mengapa ada banyak pasangan muda yang begitu cepat bercerai, yang memutuskan mengakhiri pernikahan mereka.
Karena, menikah tidak selamanya dan selalu indah. Sekali lagi bukan maksudku mengatakan bahwa menikah itu menyeramkan. Tapi, justru setelah menikah ada banyak kejutan dan tantangan yang menanti kita.
Satu ujian lagi apakah kita bisa melewati ujian kehidupan. Ujian ini, jika kita bisa melewatinya, akan membawa kita bersama ke puncak.
Dalam Islam, menikah banyak mengandung keistimewaan. Misal shalat pasangan menikah mendapat pahala yang lebih banyak dibanding shalat sendirian. Belum lagi, pahala yang melimpah jika wanita, patuh kepada suami.
Aku ingat perkataan bapak. "Fani harus bisa meredifinisi kesuksesan buat fani. Kalo bapak, sukses gak harus punya harta melimpah, tapi fani bisa rukun, itu udah jadi kesuksesan buat bapak".
Rukun.
Kata yang sederhana. Tapi mengandung makna yang luar biasa. Bayangkan, jika kita bisa rukun, kita akan dengan mudah meraih cita-cita kita bersama. Tidak saling mementingkan ego masing-masing, yang hanya menghambat cita-cita.
Tapi rukun, sehingga kita bisa mendaki bersama, menguasai medan perjalanan kita, dan akhirnya tidak terasa puncak berada di depan kita.
Ingat bahwa "semakin besar pohon, semakin kencang angin yang meniupnya".
Menikah adalah kemajuan, posisi kita menjadi satu langkah didepan. Jadi, tidak heran akan makin banyak cobaan untuk kita.
Menikah tidak selamanya membuat hidup kita menjadi selalu indah. Tapi dengan selalu rukun dengan orang yang kita cintai, kita akan mengubah batu-batu perjalanan kita menjadi suatu perjalanan yang indah.
# Tulisan ini untuk orang yang baru menikah atau akan menikah who have very high expectation after married :p

21.41 Wib

Love

Fani

0 comments: