Sunday, November 27, 2011 |

Bulan Muharram, Bulan Pengampunan Dosa


Bulan Muharram adalah bulan pertama dalam sistem kalender Islam. Kata Muharram artinya 'dilarang'. Sebelum datangnya ajaran Islam, bulan Muharram sudah dikenal sebagai bulan suci dan pada bulan ini dilarang untuk melakukan hal-hal seperti peperangan dan pertumpahan 
darah.
Seperti sudah disinggung di atas, bahwa bulan Muharram banyak memiliki keistimewaan. Khususnya pada tanggal 10 Muharram. Beberapa kemuliaan tanggal 10 Muharram antara lain Allah Swt akan mengampuni dosa-dosa setahun sebelumnya dan setahun ke depan. (Tarmizi). (ln/Islamicity).

Keutamaan Bulan Muharram

Nabi Muhammad Saw bersabda, "Ibadah puasa yang paling baik setelah puasa Ramadan adalah berpuasa di bulan Muharram."

Meski puasa di bulan Muharram bukan puasa wajib, tapi mereka yang berpuasa pada bulan Muharram akan mendapatkan pahala yang besar dari Allah Swt. Khususnya pada tanggal 10 Muharram yang dikenal dengan hari 'Asyura.

Ibnu Abbas mengatakan, ketika Nabi Muhammad Saw hijrah dari Makkah ke Madinah, beliau menjumpai orang-orang Yahudi di Madinah biasa berpuasa pada tanggal 10 Muharram. Menurut orang-orang Yahudi itu, tanggal 10 Muharram bertepatan dengan hari ketika Nabi Musa dan 
pengikutnya diselamatkan dari kejaran bala tentara Firaun dengan melewati Laut Merah, sementara Firaun dan tentaranya tewas tenggelam.

Mendengar hal ini, Nabi Muhammad Saw mengatakan, "Kami lebih dekat hubungannya dengan Musa daripada kalian" dan langsung menyarankan agar umat Islam berpuasa pada hari 'Asyura. Bahkan dalam sejumlah tradisi umat Islam, pada awalnya berpuasa pada hari 'Asyura 
diwajibkan. Kemudian, puasa bulan Ramadhan-lah yang diwajibkan sementara puasa pada hari 'Asyura disunahkan.

Dikisahkan bahwa Aisyah mengatakan, "Ketika Rasullullah tiba di Madinah, ia berpuasa pada hari 'Asyura dan memerintahkan umatnya untuk berpuasa. Tapi ketika puasa bulan Ramadhan menjadi puasa wajib, kewajiban berpuasa itu dibatasi pada bulan Ramadhan saja dan 
kewajiban puasa pada hari 'Asyura dihilangkan. Umat Islam boleh berpuasa pada hari itu jika dia mau atau boleh juga tidak berpuasa, jika ia mau." Namun, Rasulullah Saw biasa berpuasa pada hari 'Asyura bahkan setelah melaksanakan puasa wajib di bulan Ramadhan.

Abdullah Ibn Mas'ud mengatakan, "Nabi Muhammad lebih memilih berpuasa pada hari 'Asyura dibandingkan hari lainnya dan lebih memilih berpuasa Ramadhan dibandingkan puasa 'Asyura." (HR Bukhari dan Muslim). Pendek kata, disebutkan dalam sejumlah hadist bahwa puasa di hari 'Asyura hukumnya sunnah.

Beberapa hadits menyarankan agar puasa hari 'Asyura diikuti oleh puasa satu hari sebelum atau sesudah puasa hari 'Asyura. Alasannya, seperti diungkapkan oleh Nabi Muhammad Saw, orang Yahudi hanya berpuasa pada hari 'Asyura saja dan Rasulullah ingin membedakan puasa umat Islam dengan puasa orang Yahudi. Oleh sebab itu ia menyarankan umat Islam berpuasa pada hari 'Asyura ditambah puasa satu hari sebelumnya atau satu hari sesudahnya (tanggal 9 dan 10 Muharram atau tanggal 10 dan 11 Muharram).

Selain berpuasa, umat Islam disarankan untuk banyak bersedekah dan menyediakan lebih banyak makanan untuk keluarganya pada 10 Muharram. Tradisi ini memang tidak disebutkan dalam hadist, namun ulama seperti Baihaqi dan Ibnu Hibban menyatakan bahwa hal itu boleh
dilakukan.
Hari ini bertepatan dengan tanggal 1 Muharram, sebentar lagi kita akan menyambut hari istimewa itu. sebagai umat Muslim kita wajib menyambutnya dengan gembira. Wallahualam bishowab.
http://www.miit-toronto.org/

Aku Cinta Agroteknologi


Menulis Agroteknologi ini bukan seperti tulisan ku yang lainnya yang hanya sekadar memanfaatkan waktu semata. Menulis Agroteknologi ini, merupakan caraku untuk meyakinkan, mengenal, dan mempertebal rasa cinta ku terhadap bidang studiku ini.
Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno pernah mengatakan, bahwasanya pertanian adalah antara soal hidup dan mati. Sehingga dengan pernyataan tersebut seolah-olah menegaskan bahwa pertanian merupakan sektor utama yang paling sentral bagi perkembangan perekonomian bangsa, sebagai tinjauan disaat sektor lain mengalami kemerosotan karena faktor krisis moneter, sektor pertanian merupakan satu-satunya sektor yang mampu bertahan bahkan mengalami surplus pada tahun 1998, hal tersebut mengindikasikan bahwa potensi yang sangat besar berada di sektor pertanian terutama dengan berkembangnya peradaban dan arus  industrialisasi dunia yang menunutut kita untuk lebih mengoptimalkan pertanian indonesia. Indonesia mempunyai kekayaan alam yang menggiurkan kemajuan pertanian. 
Fenomena-fenomena alam yang asri senantiasa menyimpan potensi-potensi pertanian yang sangat bernilai. Pertanian secara luas, tidak terbatas budidaya saja, tapi juga terintegrasi dengan peternakan, kehutanan, perikanan dan kelautan, industri pertanian, pengembangan sumberdaya lahan, dll. Letak goeografis Indonesia yang tepat berada di jalur khatulistiwa juga menguntungkan bagi varietas-varietas bahan pertanian di Indonesia untuk tetap lestari dan bisa dibudidayakan dengan penerapan tradisional maupun penerapan teknologi (Agroteknologi). Realita sumberdaya alam yang melimpah ruah seperti itu sewajarnya mampu membangkitkan Indonesia dari predikat sebagai negara miskin menjadi negara kaya karena hasil pertaniannya. Kita bisa mewujudkan itu karena kita ‘kaya’.
Hal-hal ini lah yang seharusnya menjadi titik acuan pemuda Indonesia. Kita perlu mengembangkan kekayaan alam Indonesia ini, perlu ada banyak lagi yang mempelajari kekayaan alam Indonesia ini, tidak hanya memperbanyak lulusan yang lainnya. Fokus lah kepada pertanian. Agar kita pintar dan mampu mengolah kekayaan kita sendiri. Itulah yang menjadi prioritas kita semua.
            Dan Alhamdulillah, kini aku menjadi yakin akan Agroteknologi ini. Bagaimana tidak, ini adalah jurusan yang mempunyai prospek hidup yang pasti, dan Insya Allah ini adalah jurusan yang sangat disukai oleh Allah SWT,
“ Wahai saudaraku seiman! Jika memang berharap memasuki taman langit esok hari, hargailah taman besar yang ada disini didunia ini. Waspadalah untuk tidak merusak tumbuhan sekecil apapun. Sebab, ia merupakan simbol yang Allah tetapkan sejak azali untuk menjadi pelajaran bagi kita. Bahkan makanan dan kesenangan kita.” (penghargaan untuk dunia pertanian) :D

Reklamasi Lahan Bekas Tambang dengan Metode Vegetatif

Inilah juara karya tulis ilmiah PILMITANAS 2011, yang dijagokan UNPAD. Yang berjudul : REKLAMASI LAHAN BEKAS TAMBANG (GALIAN C) DENGAN METODE VEGETASI MELALUI PENGEMBANGAN KOMODITAS BUAH NAGA (Hylocereus Polyrhizus): (Studi Kasus di Desa Cibeureum Wetan, Cimalaka, Sumedang)

ABSTRAK
SULISTIAWATI PRATIWI. NURUL IRFANI. RISKI GUSRI UTAMI. 2011. REKLAMASI LAHAN BEKAS TAMBANG (GALIAN C) DENGAN METODE VEGETASI MELALUI PENGEMBANGAN KOMODITAS BUAH NAGA (Hylocereus Polyrhizus): (Studi Kasus di Desa Cibeureum Wetan, Cimalaka, Sumedang)
Pada lahan pasca tambang terjadi perubahan kemampuan dari muka bumi, sehingga secara estetika tanah pasca tambang tidak baik, dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Untuk itu perlu dilakukan sesuatu upaya reklamasi lahan agar dapat meningkatkan kualitas lingkungan secara keseluruhan dan tanah dapat dimanfaatkan kembali.
Penanaman tanaman buah naga dilakukan sebagai upaya pengelolaan lahan marginal bekas galian pasir di Cimalaka, Sumedang. Sasaran yang ingin dicapai dalam program ini adalah  menilai teknik vegetatif untuk rehabilitasi lahan bekas tambang pasir (galian C) dengan penambahan teknologi bahan pembenah tanah yaitu bahan organik berupa kompos. Pola tanam konservasi ini diterapkan oleh Kelompok Tani Simpay Tampomas yang berlokasi di lereng gunung Tampomas, Desa Cibeureum Wetan, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Tanaman buah naga yang dibudidaya mampu tumbuh dan berproduksi secara baik pada 1,5-2 tahun pertama, sesuai dengan umur tanaman buah naga.
Kata kunci: lahan marginal, lahan bekas tambang, buah naga, simpay tampomas.

Congratulation Mahasiswa Ilmu Tanah Unpad berhasil mempertahankan Gelar Juara Umum di ajang PILMITANAS 201


Wah bangganya menjadi mahasiswa pertanian Universitas Padjadjaran. Terlebih lagi menjadi mahasiswa minat ilmu tanah Universitas Padjadjaran. Karena kemarin baru saja berhasil mempertahankan predikat sebagai juara umum PILMITANAS 2011 (Pekan Ilmiah Ilmu Tanah Nasional), yang dilangsungkan sejak tanggal 15-19 November 2011, di Institut Pertanian Bogor.  Dengan delegasinya yang merupakan mahasiswa Agroteknologi UNPAD, yaitu: Nurul Irfani, Joel Sihite, Winda Ika,  Riski Gusri Utami, dan Sulistiawati Pratiwi.  Keberhasilan ini tentu tidak saja tidak mungkin tercapai tanpa adanya dukungan, support, bimbingan, dan doa yang sebesar-besarnya dari, orang tua, para dosen, alumni, dan teman-teman mahasiswa semuanya. s
            Di ajang kompetisi Nasional yang diikuti sekitar 11 Universitas tanah air ini, seperti: Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Sriwijaya (Unsri), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Jember (Unej), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Lambung Mangkurat (Unlam), Universitas Hassanudin (Unhas), Universitas Khaerun Ternate (Unter), Universitas Mataram (Unram).Unpad berhasil mempertahankan gelar juara umum. Unpad mengikuti keseluruhan lomba PILMITANAS yaitu Cerdas Cemat, Soil Judging Contest, Poster, dan Karya Ilmiah. Dengan berhasil menjuarai; Juara I untuk Karya Ilmiah, Juara III  untuk Soil Judging Competition (SJC) atau klafikasi tanah, dan Juara I untuk Cerdas Cermat. Apresiasi pun mengalir dari banyak pihak, Dekan Faperta, Kajur, dan seluruh Staf Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan. Kemenangan ini patut di apresiasikan setinggi-tingginya, karena saat masa pendidikan pertanian masih terpuruk, tidak diamati atau dianggap tidak menjanjikan melalui kemenangan ini kita coba memperbaikinya, ungkap salah satu dosen fakultas pertanian Unpad.
            Semoga kemenangan ini juga tidak membuat kita lupa untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan yang terpenting lagi tetap semangat untuk belajar, menuntut ilmu, mengukir prestasi, untuk kemajuan dunia pertanian Indonesia. Mengusung tema PILMITANAS ‘Unity in Championship’ mari kita bersama-sama sebagai mahasiswa ilmu tanah, mahasiswa pertanian, maupun seluruh mahasiswa Indonesia untuk ikut berkontribusi demi kemajuan pendidikan, pertanian, dan Bangsa ini. Dan akhirnya, bukan menang atau kalah yang terpenting adalah bagaimana kita bersatu untuk meraih masa depan cerah kita bersama. :D
         

Indonesia Dimasa Depan: Tidak Lagi Menjadi Buruh Di Negeri Sendiri



Mengapa pertanian tidak bisa berkembang? Mengapa pertanian Indonesia yang notabene negara tropis, sekarang justru kalah dari negara-negara lain yang notabene negara non tropis? mengapa kualitas hasil pertanian di Indonesia tidak sebaik di negara-negara tetangga? Maksud dari berbagai pertanyaan diatas, menjurus pada pertanyaan: “Ada apa dengan pertanian Indonesia??!!”
Seharusnya kita bersyukur dan malah justru memimpin dalam bidang pertanian. Betapa tidak, Indonesia, Negara yang kita cintai ini adalah negara agraris. Negara kepulauan dengan lahan pertanian yang begitu luas dan dilimpahi kekayaan alam yang luar biasa. Tanah yang subur, biodiversitas, iklim tropis yang sangat mendukung berkembangnya berbagai sektor pertanian, seperti: tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan. Namun siapa sangka, di negara agraris ini, masalah pertanian begitu pelik dan seakan tidak memiliki jawaban pasti untuk menyelesaikannya. Dan kita, sebagai mahasiswa pertanian, harus berpikir dan bersikap kritis apa yang menjadi akar dari permasalahan pertanian Indonesia.
Hal diatas membuktikan bahwa, kekayaan alam yang melimpah belum tentu menjamin berhasilnya pertanian di negara tersebut. Jika kita mempunyai kekayaan alam yang begitu melimpah tapi kita sendiri  tidak mampu mengolahnya, maka bisa jadi orang lain yang notabene tidak se’kaya’ kita bisa lebih berhasil daripada kita. Jadi, sumberdaya manusiapun ikut berperan penting disini. Dan itulah yang menjadi akar permasalahan pertanian kita yaitu masalah mental dan perilaku rakyat Indonesia itu sendiri. Berawal dari sikap pemimpinnya yang masih masa bodoh tidak menunjukan perhatian dan keseriusannya akan masalah pertanian. Dan akhirnya yang menjadi korban adalah petani kita. Yang tidak lain adalah pelaku atau subyek yang mengolah sumberdaya alam Indonesia dengan melakukan kegiatan pertanian, demi kesejahteraan hidup masyarakat. Tugas yang diemban petani amat berat, tapi kepedulian dan bantuan yang sebenarnya merupakan tugas pemerintah masih amat kurang. Mahalnya harga benih berkualitas, sulitnya mendapatkan pupuk, harga jual pertanian yang rendah, kurangnya informasi/penyuluhan, semakin berkurangnya lahan pertanian, membuat semakin terpuruknya nasib petani juga pertanian kita. Ya, lagi-lagi pemerintah menyelesaikannya dengan melakukan import. Dampaknya, kita menjadi semakin tergantung akan teknologi, benih-benih, permainan harga, dan sistem yang jelas hanya makin membuat kita tidak mandiri saja. Belum lagi masalah ketahanan pangan yang pasti akan muncul jika setiap tahunnya lahan pertanian terkonversi. Dengan pertumbuhan penduduk 1,49 % pertahun, darimana kita mampu menyediakan pangan untuk 210 juta penduduk saat ini dan pertambahan setidaknya 3 juta konsumen baru setiap tahun. Terjawab sudah, import jelas bukan solusi terbaik untuk kita.
Lalu, bagaimana menyelesaikan masalah pertanian yang begitu pelik saat ini? Karena walau bagaimanapun juga, sektor pertanian merupakan sektor yang sangat banyak menampung luapan tenaga kerja dan sebagian besar penduduk kita tergantung padanya. Solusinya yaitu dengan memperbaiki sumberdaya manusianya. Yang dalam hal ini adalah petani. Baik itu berupa asuransi pendidikan, informasi saprodi, pelatihan sistem pertanian konvensional, dan penyuluhan teknologi terbaru pertanian, merupakan solusi yang diharapkan dapat memperbaiki wawasan dan prestasi petani. Dan itu semua tidak lepas dari mental, moral, dan peran pemerintah. Kenapa pemerintah? Karena pemerintah merupakan pihak yang paling bertanggung jawab terhadap segala urusan negerinya. Termasuk pertanian, yang bukan merupakan hal sepele. Melalui kebijakan dan sistem yang diciptakannya diharapkan mampu memperbaiki pertanian Indonesia.
Jadi, dimasa depan Indonesia masih bisa memperbaiki pertaniannya? Sangat bisa, yaitu dengan sebaik-baiknya mengolah berbagai sumberdaya alam yang dimiliki yang belum tentu dimiliki negara lain. Apalagi pengetahuan dan teknologi pertanian saat ini sudah semakin berkembang. Berprinsip meningkatkan produktivitas tanaman, mempertahankan ketahanan pangan, menjaga kelestarian lingkungan, dan memenuhi kebutuhan hidup manusia yang semakin dinamis. Dari Agroforestry/wanatani, pertanian organik, multiple cropping, sistem pertanian terpadu, pengendalian hama secara terpadu, pemanfaatan mikrobiologi, LEISA, peningkatan varietas unggul/hibrida, dll. Dan akan semakin berkembang lagi ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada. Tapi mengapa pertanian kita tidak juga bangkit? Ternyata yang menyebabkan Indonesia hancur saat ini tidak lain adalah karena sistem yang diterapkan di Indonesia yang kacau. Tidak menimbulkan kesejahteraan secara merata, dan hanya menguntungkan pihak tertentu saja. Maka, Indonesia dimasa depan idealnya menerapkan sistem yang terdapat hubungan timbal balik dan peran aktif antara pemerintah yang memegang kekuasaan dan kebijakan dengan masyarakat yang menjalankan atau pelaku pertanian itu sendiri.
Pada akhirnya, Indonesia dimasa depan, tidak lagi menjadi buruh di negeri sendiri. Karena mampu mengolah kekayaan alam yang dimilikinya, didukung peran aktif pemerintahnya, dijalankan dengan sistem yang memihak kepada pertanian, ditunjang dengan teknologi yang sesuai dengan kearifan lokal, mampu menjadikan Indonesia sebagai negara agraris sejati. Yang tidak hanya namanya saja, tapi juga bisa dibuktikan dengan prestasi dan bahkan mampu memimpin dunia. Mahasiswa, sebagai penerus bangsa dan agent of change, wajib berusaha merealisasikan tujuan kita bersama, yaitu memajukan pertanian Indonesia, yang pada akhirnya juga akan mampu memajukan Indonesia. 
Monday, November 7, 2011 |

it's quotes about writing


Your lover oneday can leave you, your friend sometimes forget you, but your paper always wait you to be your bestfriends. ;D”
-         - Nurul Irfani

It’s a quotes about writing for me,, and below what a star said about writing,, so what it means for you?


“There is no greater agony than bearing an untold story inside you.” 
 Maya Angelou


“You will be transformed by what you read.” 
 Deepak Chopra


“Menulis adalah sebuah keberanian...” 
 Pramoedya Ananta Toer


“Kata-kata yang lemah dan beradab dapat melembutkan hati dan manusia yang keras” 
 Hamka


“We write to taste life twice, in the moment and in retrospect.” 
 Anaïs Nin


“And by the way, everything in life is writable about if you have the outgoing guts to do it, and the imagination to improvise. The worst enemy to creativity is self-doubt.” 
 Sylvia Plath


“You must stay drunk on writing so reality cannot destroy you.” 
 Ray Bradbury, Zen in the Art of Writing


 “Lock up your libraries if you like, but there is no gate, no lock, no bolt that you can set upon the freedom of my mind.” 
 Virginia Woolf, A Room of One's Own


“We have to continually be jumping off cliffs and developing our wings on the way down.” 
 Kurt Vonnegut


“The scariest moment is always just before you start.” 
 Stephen King, On Writing


“Read, read, read. Read everything -- trash, classics, good and bad, and see how they do it. Just like a carpenter who works as an apprentice and studies the master. Read! You'll absorb it. 
Then write. If it's good, you'll find out. If it's not, throw it out of the window.” 
 William Faulkner


“If you want to be a writer, you must do two things above all others: read a lot and write a lot.” 
 Stephen King


“You can make anything by writing.” 
 C.S. Lewis


“Let me live, love and say it well in good sentences.” 
 Sylvia Plath, The Bell Jar


 “Write what should not be forgotten.” 
 Isabel Allende


“My task, which I am trying to achieve is, by the power of the written word, to make you hear, to make you feel--it is, before all, to make you see.” 
 Joseph Conrad, Lord Jim


“The purpose of a writer is to keep civilization from destroying itself.” 
 Albert Camus


“Youth is insolent; it is its right – its necessity; it has got to assert itself, and all assertion in this world of doubts is a defiance, is an insolence… 
 
 Joseph Conrad, Lord Jim

and this also the reason why i write in this blog,, because blog always be my bestfriends, and maybe i feel in love in first time i know it about  :3

fun for travelling,,

lovely in delicious coffee,,

Meaning of life


Ya rasul,, memang benar iman ku kadang diatas kadang dibawah
Tapi aku juga tidak berbohong kalo aku sungguh ingin melihat wajahmu

Ya Rasul, kali ini aku ingin tahu apa arti hidup itu untuk orang-orang. Jangan salahkan aku mengapa aku selalu menanyakan ini. Mengapa juga dunia ini begitu misteri..
What a meaning a life for you,,

For me life is just a mistery thing
From zero to present and be zero again
What a meaning of all of this?
Sometimes I feel bored in campus, sometimes I feel so excited.
Sometimes I pray diligently,, sometimes I pray lazily
Sometimes I’m happy and sometimes I’m sad
Sometimes I’m optimistic sometimes I’m pesimistic..
Yah that’s life
Difficult to be predicted!
But whatever happened, what we need is prepare our emosion to be well controlled. Like they called EQ 
Hmm and maybe I’m not good in keep consistent and control my emotion.

Why I write this on my blog because I’m 21 and I’m still don’t understand what a life is? And what a life for? If it’s true Islam is a true religion, but why they are poor and not be a success person. And why the amarican who not muslim is clever, smart, and more sucees than us, as muslim?

Whether the answer again and again is just time problem. Maybe in 2011, life is dominated by them. But whether we just accpet the fate?
If we talking about fate? We cant do anything, and like I said before.
Life is just mistery…

But I agree with this statement:
Life isn’t about the destination but the journey that gets us there ;D
Sooo meaningful
That we never stop our spirit.
And Maybe I’m wrong . searching the meaning about life is our big task big quetiont as human in through our life..
Maybe there are many of people outside that still don’t know their way of life
But everyones know ,
There’s death . everyone’s must be die, even every living thing must be die.
So, what the meaning of that?
There’s life there’s death too…
Yah , now I know, and we haven’t to forget it
Life is journey, while death is destinition,,
And in every religion must be told that after die there’s life, and that life I meant
Everyones know there’s life everyone know there’s death
Whatever people lifestyle, personality, or they believe and said  about the meaning of life,, but about life is jorney and death is the destination itself, is undeniably!


Whatever you are,,  like  ocean water with droplets of water in the finger, and we , just that droplet of water in finger.. sooo small

We just actor in this stage of life, we have task,, that must we do.. and our task is to choose the right way

Saturday, October 15, 2011 |

kita adalah tanah, tanah adalah kita

Pertanyaan paling aneh hari ini? “Kenapa manusia kembali dikuburkan ke tanah?” Pak Rida, dosen jurusan ilmu tanah, Universitas padjadjaran bertanya di praktikum survey EVLAN acara Soil Treasure, 15 Oktober 2011.
Karena, manusia memang berasal dari tanah pak, makanya kembali ke tanah. Salah! Kata pak rida. Yang lain lagi menjawab karena ya ada di Kitab Suci pak bahwa manusia diciptakan dari segumpal tanah. Yah itu mah jawabannya anak TK! Lah terus apa dong jawabannya??
Ternyata,,,,, karena,Unsur-unsur yang ada di manusia itu hampir sama dengan unsur-unsur yang ada didalam tanah. Seperti kandungan zat besinya, silika nya, belum lagi karbohidrat, protein, dl. Dan ternyata itu belum semua, masih banyak misteri kandungan unsur yang ada didalam tanah yang belum terbongkar, yah seperti yang saya bilang tadi, masih misteri. Jadi yel-yel anak himpunan ilmu tanah yang sudah sering kita denger, seperti,,
We Are Soil,, ! Solid!
Itu bener dong.. bukan karena kita adalah himpunan mahasiswa ilmu tanah tapi karena kita adalah tanah itu sendiri. Dan tanah itu sendiri adalah, kita. Ya tentunya, manusia jua disempurnakan oleh ruh dari ilahi, dan keistimewaan2 lainnya. Tapi secara fana’ nya  atau sifat kedunia-annya, manusia itu ya berasal dari tanah itu sendiri.! Gak heran kalo kita temui mayat2 manusia yang sudah dikubur didalam tanah beberapa tahun lamanya dan setelah dilihat kembali ternyata hanya tinggal tulang-belulangnya saja. Ya because we are so solid with the soil. 
Wah Subhanallah, maha besar Allah ya ..
here, we learn:
Mikrobiology and others mikromakro fauna and flora that use to increase Kesuburan Tanaman. Yg pstinya terkait lg sama fisik, kimia, biologinya, and Land Evaluation: my favorite, here we talk land not only in agriculture tp lebih luas, like region planning, land use planning, land survey for many use; recreation, agrowisata, agriculture, daerah konservasi, reboisasi, sampe perumahan dan perkotaan. Perencanaan wilayah & pengembangan wilayah, and many excited thing more you can get here. And we can learn and do it all karena sebagai ahli tanah kita menguasai sifat fisik wilayah, jadi kita bisa mengembangkan suatu wilayah, kita lihat dari analisis wilayah/lahan, arahan penggunaan lahan, sampai basis dari wilayah tersebut.
Monday, October 10, 2011 |

I meet God, in my Sholat



Yes, not easy met God In our sholat indeed, if our sholat is just praying to pay the debt that prayer is a must, praying to escape from the powerlessness of living, praying to expect that drean was never achieved in real life.  
If we want met God in our sholat, our sholat must be khusyu’. But how? The purpose of the prayer, is as a medium to ask for help to God, the Rule of all the events. So in fact the key to achieve khusyu’ meet with God in prayer, is actually very simple: make our prayers as a medium to vent to God. Thus, prayer is a medium to conduct a dialogue with God, pleading for help.
“when you have completed the prayer, rememmber Allah standing, sitting, and reclining. Then when you have to feel save, the establish the prayer. Verily prayer is an oblogation prescribed time over those who believe. (QS.An-Nisaa' 4:103).
Clearly, that khusyu’ is not only interaction with God in prayer, but also closely related to the attitude of prayer out. Reflections on the most basic prayer that should we get; khusyu’ in prayer outside, khusyu’ result in prayer. In other hands, to meet God in prayer to see God’s impact on the outside of prayer.
Life, is actually prayer itself. From birth through death. It also been carried out by all his creatures in this whole universe. The Qur’an says, that all the activities being meaningful worship when oriented to the Creator. Birds Fly, water flows, rain downs, celestrial bodies that are spinning in circles in prayer. In fact, all our organs and constituent cells are also praying. So, when will people worship?
We worship of course when we have sholat khusyu’. And when he do anything, which is oriented only to glorify God alone. He is one who always meet God in whatever he does. Never left his mind, his heart, his actions of oral, and whispered to him in such deep “kekhusu’an”.
Here, is the teaching of Abu Sangkan to achieve sholat khusyu; head tilted to the sky, so that the spirits is completely free from the body. Spirit of a model for the hands, feet, and bodies, in search of God (Allah), fused in kekhusyu’an worship (prayer).
By condition, Abu Sangkan message, the spirit must be independent of the body. If during this spirit exists because there are bodies, then pray at the time, the logic is reversed. Independent spirit, while the body can only keep silent. "When we were in the room, our bodies do not need to go far to find God (Allah). Let the spirit that moves us, went to his god (Allah), " 
"Once the spirit is really separated from the body, the body willprostrate themselves in silence," said Abu Sangkan.  Sholat, said Abu Sangkan, has a deeper meaning. Regardless of the context of religion, the perfection of prayer khusyu’ have significant correlation to the human body health. When Sujud, flowing blood flow to the brain due to head position is at the lowest part. Similarly while Ruku’, to train knee muscle strengthand thigh which invalidates the body in a tilted position.
                They sujud, declare surrender to God. Abu sangkan mentioned, to achieve khusyu’ in prayer the spirit and body, will return to him. That’s according to the Qur’an verse that states, return to your God, then go into my heaven ‘ila irji’l radhiyatan Mardiyah, fadkhuli fi ibadi, wadkhuli jannati’. St24.
So, let’s me get Sholat, when the greatness of ALLAHU AKBAR God is the absolute only.


Istighfar, one word that can clean human sin


Alhamdulillah, I’ve got this Tausiyah from one of Mousqe in Bandung. This amazing Tausiyah is about, one word that can clean every sin of human eventhough it biggest than the earth. Repeatedly mentions the word God in the Qur’an Istighfar one of which is in Surah Al Muzammil verse 20 where God says. “And istighfar to Allah, Allah is the Most Forgiving, Most Merciful.”
Yah Istighfar. But Istighfar without repetence (or TOBAT) doesn’t mean at all. In the Book Tazkiyyatunnufuus istighfar is usually explained by an oral request for pardon, while repentance is to stop the acts of sin with the heart and deeds. As human who have many sin we have to seek forgiveness, if God wills it is God’s approval and forgive any mistakes. Syarqowiy Ash once said that only blind people are going to fall on the same hole.
Therefore, seek forgiveness, should be accompanied by repentance, expressions of remorse and beg for forgiveness should be coupled with intention to quit sinning and determined not to repeat that sin forever.
First we talk about Istighfar,  Istighfar is begging for forgiveness or understanding containing maghfiroh from God, while maghfiroh of God is the God of protection from adverse effects of sin is accompanied by cover, means the person who got maghfirah of God will be spared from punishment or the next world disaster as a result of the sin that he was doing and also God will cover his sins so that later in the day of reckoning charity, sin does not appear in the notes to the angels.
Abu Hurairah said; I hear Rasulullah SAW told: “ By Allah, verily I asking forgiveness and repetence to God in one day more than seventy times.” (HR.Bukhari:5832).
Rasulullah, He had secured his Syurga by God and as a lover of God, remains istighfar 70 times a day, overnight. Of course we are slaves of sin is the more obliged to do so.
             Hopefully, we can do that, istighfar by repetence, to save our life in the world and akherat. amiinnn