Saturday, October 15, 2011 |

kita adalah tanah, tanah adalah kita

Pertanyaan paling aneh hari ini? “Kenapa manusia kembali dikuburkan ke tanah?” Pak Rida, dosen jurusan ilmu tanah, Universitas padjadjaran bertanya di praktikum survey EVLAN acara Soil Treasure, 15 Oktober 2011.
Karena, manusia memang berasal dari tanah pak, makanya kembali ke tanah. Salah! Kata pak rida. Yang lain lagi menjawab karena ya ada di Kitab Suci pak bahwa manusia diciptakan dari segumpal tanah. Yah itu mah jawabannya anak TK! Lah terus apa dong jawabannya??
Ternyata,,,,, karena,Unsur-unsur yang ada di manusia itu hampir sama dengan unsur-unsur yang ada didalam tanah. Seperti kandungan zat besinya, silika nya, belum lagi karbohidrat, protein, dl. Dan ternyata itu belum semua, masih banyak misteri kandungan unsur yang ada didalam tanah yang belum terbongkar, yah seperti yang saya bilang tadi, masih misteri. Jadi yel-yel anak himpunan ilmu tanah yang sudah sering kita denger, seperti,,
We Are Soil,, ! Solid!
Itu bener dong.. bukan karena kita adalah himpunan mahasiswa ilmu tanah tapi karena kita adalah tanah itu sendiri. Dan tanah itu sendiri adalah, kita. Ya tentunya, manusia jua disempurnakan oleh ruh dari ilahi, dan keistimewaan2 lainnya. Tapi secara fana’ nya  atau sifat kedunia-annya, manusia itu ya berasal dari tanah itu sendiri.! Gak heran kalo kita temui mayat2 manusia yang sudah dikubur didalam tanah beberapa tahun lamanya dan setelah dilihat kembali ternyata hanya tinggal tulang-belulangnya saja. Ya because we are so solid with the soil. 
Wah Subhanallah, maha besar Allah ya ..
here, we learn:
Mikrobiology and others mikromakro fauna and flora that use to increase Kesuburan Tanaman. Yg pstinya terkait lg sama fisik, kimia, biologinya, and Land Evaluation: my favorite, here we talk land not only in agriculture tp lebih luas, like region planning, land use planning, land survey for many use; recreation, agrowisata, agriculture, daerah konservasi, reboisasi, sampe perumahan dan perkotaan. Perencanaan wilayah & pengembangan wilayah, and many excited thing more you can get here. And we can learn and do it all karena sebagai ahli tanah kita menguasai sifat fisik wilayah, jadi kita bisa mengembangkan suatu wilayah, kita lihat dari analisis wilayah/lahan, arahan penggunaan lahan, sampai basis dari wilayah tersebut.
Monday, October 10, 2011 |

I meet God, in my Sholat



Yes, not easy met God In our sholat indeed, if our sholat is just praying to pay the debt that prayer is a must, praying to escape from the powerlessness of living, praying to expect that drean was never achieved in real life.  
If we want met God in our sholat, our sholat must be khusyu’. But how? The purpose of the prayer, is as a medium to ask for help to God, the Rule of all the events. So in fact the key to achieve khusyu’ meet with God in prayer, is actually very simple: make our prayers as a medium to vent to God. Thus, prayer is a medium to conduct a dialogue with God, pleading for help.
“when you have completed the prayer, rememmber Allah standing, sitting, and reclining. Then when you have to feel save, the establish the prayer. Verily prayer is an oblogation prescribed time over those who believe. (QS.An-Nisaa' 4:103).
Clearly, that khusyu’ is not only interaction with God in prayer, but also closely related to the attitude of prayer out. Reflections on the most basic prayer that should we get; khusyu’ in prayer outside, khusyu’ result in prayer. In other hands, to meet God in prayer to see God’s impact on the outside of prayer.
Life, is actually prayer itself. From birth through death. It also been carried out by all his creatures in this whole universe. The Qur’an says, that all the activities being meaningful worship when oriented to the Creator. Birds Fly, water flows, rain downs, celestrial bodies that are spinning in circles in prayer. In fact, all our organs and constituent cells are also praying. So, when will people worship?
We worship of course when we have sholat khusyu’. And when he do anything, which is oriented only to glorify God alone. He is one who always meet God in whatever he does. Never left his mind, his heart, his actions of oral, and whispered to him in such deep “kekhusu’an”.
Here, is the teaching of Abu Sangkan to achieve sholat khusyu; head tilted to the sky, so that the spirits is completely free from the body. Spirit of a model for the hands, feet, and bodies, in search of God (Allah), fused in kekhusyu’an worship (prayer).
By condition, Abu Sangkan message, the spirit must be independent of the body. If during this spirit exists because there are bodies, then pray at the time, the logic is reversed. Independent spirit, while the body can only keep silent. "When we were in the room, our bodies do not need to go far to find God (Allah). Let the spirit that moves us, went to his god (Allah), " 
"Once the spirit is really separated from the body, the body willprostrate themselves in silence," said Abu Sangkan.  Sholat, said Abu Sangkan, has a deeper meaning. Regardless of the context of religion, the perfection of prayer khusyu’ have significant correlation to the human body health. When Sujud, flowing blood flow to the brain due to head position is at the lowest part. Similarly while Ruku’, to train knee muscle strengthand thigh which invalidates the body in a tilted position.
                They sujud, declare surrender to God. Abu sangkan mentioned, to achieve khusyu’ in prayer the spirit and body, will return to him. That’s according to the Qur’an verse that states, return to your God, then go into my heaven ‘ila irji’l radhiyatan Mardiyah, fadkhuli fi ibadi, wadkhuli jannati’. St24.
So, let’s me get Sholat, when the greatness of ALLAHU AKBAR God is the absolute only.


Istighfar, one word that can clean human sin


Alhamdulillah, I’ve got this Tausiyah from one of Mousqe in Bandung. This amazing Tausiyah is about, one word that can clean every sin of human eventhough it biggest than the earth. Repeatedly mentions the word God in the Qur’an Istighfar one of which is in Surah Al Muzammil verse 20 where God says. “And istighfar to Allah, Allah is the Most Forgiving, Most Merciful.”
Yah Istighfar. But Istighfar without repetence (or TOBAT) doesn’t mean at all. In the Book Tazkiyyatunnufuus istighfar is usually explained by an oral request for pardon, while repentance is to stop the acts of sin with the heart and deeds. As human who have many sin we have to seek forgiveness, if God wills it is God’s approval and forgive any mistakes. Syarqowiy Ash once said that only blind people are going to fall on the same hole.
Therefore, seek forgiveness, should be accompanied by repentance, expressions of remorse and beg for forgiveness should be coupled with intention to quit sinning and determined not to repeat that sin forever.
First we talk about Istighfar,  Istighfar is begging for forgiveness or understanding containing maghfiroh from God, while maghfiroh of God is the God of protection from adverse effects of sin is accompanied by cover, means the person who got maghfirah of God will be spared from punishment or the next world disaster as a result of the sin that he was doing and also God will cover his sins so that later in the day of reckoning charity, sin does not appear in the notes to the angels.
Abu Hurairah said; I hear Rasulullah SAW told: “ By Allah, verily I asking forgiveness and repetence to God in one day more than seventy times.” (HR.Bukhari:5832).
Rasulullah, He had secured his Syurga by God and as a lover of God, remains istighfar 70 times a day, overnight. Of course we are slaves of sin is the more obliged to do so.
             Hopefully, we can do that, istighfar by repetence, to save our life in the world and akherat. amiinnn

Saturday, October 8, 2011 |
Friday, September 30, 2011 |

Setiap detik hidup ini adalah pemberian

Ada gak ya orang yang benar-benar memanfaatkan detik-demi-detik hidup mereka ??? ada donk!! Siapa lagi kalo bukan idola-idola ku ini ,,,

Aku ingin seperti Ibnu Al Jauzi,, yang mengarang 1000 buku dengan tulisan tangan. Aku juga ingin seperti Ibnu Taimiyah,, yang dalam satu hari ia menulis 10 buku kecil. Subhanallah… andai aku bisa seperti mereka, yang bisa melakukan yang terbaik hari ini, yang tidak pernah lalai, apalagi malas, dan tidak pernah menyianyiakan tiap detik hari mereka.
Aku juga ingin seperti Abu Ishaq asy-shairazy,, yang karena semangatnya yang tinggi hingga membuat tubuhnya kurus kering karena ia mengulang-ulang setiap pelajarannya 100 x dan melogikakan ribuan perbandingan.
Aku tentu ingin seperti Ibn Jarir ath Thabari, dia adalah seseorang yang luar biasa karena menguasai berbagai disiplin ilmu, dan menulis banyak sekali buku. Sungguh luar biasa, karena buku-bukunya dimiliki oleh para Raja, tersebar diseluruh penjuru dunia, dimanfaatkan dari generasi ke generasi, jadi rujukan para musafir, dan pegangan para ulama.
Subhanallah, mereka sungguh luar biasa. Perjuangan dan pengorbanan mereka yang tiada henti mampu menjadikan mereka seorang syaikh luar biasa. Ini tentu saja tidak dapat terjadi tanpa doa panjang dan keimanan tinggi kepada Allah SWT Arrahmanirahimm..

Idola-idolaku, idola-idolamu juga kan??!!

kisah romantis kekasih Allah



Malam masih menyisakan napasnya. Bulan masih menggantung dengan setia. Dan bintang, aha, berenang dalam ruang semesta penuh pesona. Demikian juga dengan angin sahara, masih menyisakan tenaga untuk memeluk mimpi-mimpi anak manusia. Dalam keheningannya ini, di salah satu pojok bilik yang sangat sederhana, terdengar suara berbisik. “Wahai humairah istriku, ikhlaskan dirimu jika malam giliranmu ini aku persembahkan untuk beribadah  kepada Allah?”
”Wahai suamiku, Kekasih Allah. Sesungguhnya, (jika menurut kata hati) aku merasa nyaman jika selalu berada disampingmu. Namun, aku ikhlas dengan apa yang engkau sukai. Engkau sangat gemar beribadah kepada Allah. Bagaimana mungkin aku tidak mengikhlaskanmu!” sahut Aisyah lembut.
Sejurus kemudian, pasangan suami isteri agung ini berwudhu. Keduanya pun lalu tegak dalam kesalehan qiyamul lail bak jabal Rahmah yang memancang kuat menembus lazuardi imani. Takbirnya melesat bersama keagungan sang Pencipta. Rapalan firman-firman-Nya bergetar bersama air mata yang memburai berharap rida Zat yang menggenggam ubun-ubun kesadarannya. Begitu juga dengan gerak rukuk  dan sujudnya yang lekat dengan harmoni gerak jagad mayapada. Demikian ikhlas keduanya memenuhi panggilan suci ini. Panggilan untuk menjadikannya lebih mulia dalam menggapai maqamam mahmuda, singgasana kehormatan.
Inilah sepenggal peristiwa malam yang dikisahkan oleh Aisyah r.a kepada Atha’ saat bersama-sama temannya bertandang kerumah ummul mukminat. Cerita yang dituturkan melalui jalur Ibnu Mardawih ini merupakan satu dari sekian kisah mengesankan Rasulullah dalam upaya menghidupkan sisa-sisa malamnya. Tahajud adalah sebuah cerita malam yang telah mewariskan semangat penghambaan (ta’abbud) makhluk kepada Sang Khaliq.
Bahkan, ada kisah lain yang lebih eksotis untuk menjadi renungan bagi pasangan suami isteri yang mengharapkan terjalin hubungan yang lebih intim dan romantic.
Salah satu ciri shalat malam Rasul adalah shalat dengan membaca surat-surat panjang. Ini yang tidak bisa diikuti oleh Aisyah r.a ketika harus menjadi makmumnya. Sering kali ditemukan isteri termuda beliau ini tertidur saat beliau shalat. Dari sini sifat penyayang Al-Musthafa (julukan Nabi Muhammad saw. Yang berarti manusia pilihan)tampak dominan. Alih-alih menasihatinya atau menegurnya, justru dibiarkanlah isterinya tertidur saat dirinya shalat. Bahkan, ada pemandangan indah ketika usai shalat, saat dibacakan doa, kepala isterinya itu kemudian dipindahkan dan diletakan persis di kepala kedua paha beliau. Tertidurlah putri Abu Bakar r.a ini dalam pangkuan kekasihnya itu. ia mulai terbangun saat air mata agung nan sejuk itu menetes pelan di wajahnya.
Subhanallah. Demikian romantisnya pasangan suami isteri dunia akhirat ini. Sekiranya warga muslim di negeri ini mau bermalam bersama amalan Rasulullah dengan mengamalkan kesalehan-kesalehan beliau ini, niscaya kata perceraian yang sering kali hinggap di benak kaum suami maupun isteri tidak akan bermunculan. Bahkan, terlintas pun tidak. Bagaimana mungkin seorang suami akan menjatuhkan talak sementara isteri dengan khusyuk menjadi makmum di belakangnya dan dibiarkan air matanya menitik pelan. Atau, mustahil seorang isteri menggugat cerai, sementara sang suami demikian dominan memberi kasih sayang hatta dalam ketidakmampuan mengikuti ritme salat malamnya.
Sungguh romantic bukan, pasangan dunia-akhirat ini?? Subhanallah…

misteri Shalat Subuh

"Hikmah Shalat Subuh"

Disarikan dari :
Buku "MISTERI SHALAT SUBUH"“Sesungguhnya amal manusia yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya” Jika shalatnya baik, maka baik pula seluruh amalnya; dan kalau jelek, maka jeleklah seluruh amalnya. Bagaimana mungkin seorang mukmin mengharapkan kebaikan di akhirat, sedang pada hari kiamat bukunya kosong dari shalat Subuh tepat waktu?

“Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isya’ dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya (berjamaah di masjid) sekalipun dengan merangkak” [HR Al-Bukhari dan Muslim]

Shalat Subuh memang shalat wajib yang paling sedikit jumlah rakaatnya; hanya dua rakaat saja. Namun, ia menjadi standar keimanan seseorang dan ujian terhadap kejujuran, karena waktunya sangat sempit (sampai matahari terbit)

Ada hukuman khusus bagi yang meninggalkan shalat Subuh. Rasulullah saw telah menyebutkan hukuman berat bagi yang tidur dan meninggalkan shalat wajib, rata-rata penyebab utama seorang muslim meninggalkan shalat Subuh adalah tidur.

“Setan melilit leher seorang di antara kalian dengan tiga lilitan ketika ia tidur. Dengan setiap lilitan setan membisikkan, ‘Nikmatilah malam yang panjang ini’. Apabila ia bangun lalu mengingat Allah, maka terlepaslah lilitan itu. Apabila ia berwudhu, lepaslah lilitan yang kedua. Kemudian apabila ia shalat, lepaslah lilitan yang ketiga, sehingga ia menjadi bersemangat. Tetapi kalau tidak, ia akan terbawa lamban dan malas”.

“Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang banyak berjalan dalam kegelapan (waktu Isya’ dan Subuh) menuju masjid dengan cahaya yang sangat terang pada hari kiamat” [HR. Abu Dawud, At-Tarmidzi dan Ibnu Majah]

Allah akan memberi cahaya yang sangat terang pada hari kiamat nantinya kepada mereka yang menjaga Shalat Subuh berjamaah (bagi kaum lelaki di masjid), cahaya itu ada dimana saja, dan tidak mengambilnya ketika melewati Sirath Al-Mustaqim, dan akan tetap bersama mereka sampai mereka masuk surga, Insya Allah.

“Shalat berjamaah (bagi kaum lelaki) lebih utama dari shalat salah seorang kamu yang sendirian, berbanding dua puluh tujuh kali lipat. Malaikat penjaga malam dan siang berkumpul pada waktu shalat Subuh”. “Kemudian naiklah para Malaikat yang menyertai kamu pada malam harinya, lalu Rabb mereka bertanya kepada mereka - padahal Dia lebih mengetahui keadaan mereka - ‘Bagaimana hamba-2Ku ketika kalian tinggalkan ?’ Mereka menjawab, ‘Kami tinggalkan mereka dalam keadaan shalat dan kami jumpai mereka dalam keadaan shalat juga’. ” [HR Al-Bukhari]

Sedangkan bagi wanita - walau shalat di masjid diperbolehkan - shalat di rumah adalah lebih baik dan lebih banyak pahalanya, yaitu yang mengerjakan shalat Subuh pada saat para pria sedang shalat di masjid. Ujian yang membedakan antara wanita munafik dan wanita mukminah adalah shalat pada permulaan waktu.

“Barang siapa yang menunaikan shalat Subuh maka ia berada dalam jaminan Allah. Shalat Subuh menjadikan seluruh umat berada dalam jaminan, penjagaan, dan perlindungan Allah sepanjang hari. Barang siapa membunuh orang yang menunaikan shalat Subuh, Allah akan menuntutnya, sehingga Ia akan membenamkan mukanya ke dalam neraka” [HR Muslim, At-Tarmidzi dan Ibnu Majah]

Banyak permasalahan, yang bila diurut, bersumber dari pelaksanaan shalat Subuh yang disepelekan. Banyak peristiwa petaka yang terjadi pada kaum pendurhaka terjadi di waktu Subuh, yang menandai berakhirnya dominasi jahiliyah dan munculnya cahaya tauhid. “Sesungguhnya saat jatuhnya adzab kepada mereka ialah di waktu Subuh; bukankah Subuh itu sudah dekat?” (QS Huud:81)

Rutinitas harian dimulainya tergantung pada pelaksanaan shalat Subuh. Seluruh urusan dunia seiring dengan waktu shalat, bukan waktu shalat yang harus mengikuti urusan dunia.

“Jika kamu menolong (agama) Allah, maka ia pasti akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu” (QS Muhammad : 7)

“Sungguh Allah akan menolong orang yang menolong agamanya, sesungguhnya Allah Maha Kuat dan Maha Perkasa” (QS Al-Hajj:40)

TIPS MENJAGA SHALAT SUBUH :

1. Ikhlaskan niat karena Allah, dan berikanlah hak-hak-Nya
2. Bertekad dan introspeksilah diri Anda setiap hari
3. Bertaubat dari dosa-dosa dan berniatlah untuk tidak mengulangi kembali
4. Perbanyaklah membaca doa agar Allah memberi kesempatan untuk shalat Subuh
5. Carilah kawan yang baik (shalih)
6. Latihlah untuk tidur dengan cara yang diajarkan Rasulullah saw (tidur awal; berwudhu sebelum
tidur; miring ke kanan; berdoa)
7. Mengurangi makan sebelum tidur serta jauhilah teh dan kopi pada malam hari
8. Ingat keutamaan dan hikmah Subuh; tulis dan gantunglah di atas dinding
9. Bantulah dengan 3 buah bel pengingat(jam weker; telpon; bel pintu)
10. Ajaklah orang lain untuk shalat Subuh dan mulailah dari keluarga

Jika Anda telah bersiap meninggalkan shalat Subuh, hati-hatilah bila Anda berada dalam golongan orang-orang yang tidak disukai Allah untuk pergi shalat. Anda akan ditimpa kemalasan, turun keimanan, lemah dan terus berdiam diri.

(from : DR. Raghib As-Sirjani)
Msteri Sholat Subuh
Berikut beberapa diantara misteri yang banyak diantara kita belum mengetahuinya:
  1. Pahala yang besar. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Tirmidzi, Rasulullah saw pernah bersabda bahwasanya pahala orang yang melakukan Sholat subuh lebih indah daripada seluruh isi dunia.
  2. Mendapat jaminan perlindungan dari Allah sepanjang hari. Hal ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan Tirmizi, Muslim, dan Ibnu Majah bahwa Allah akan memberikan jaminan, penjagaan, dan perlindungan bagi orang yang menunaikan Sholat subuh.
  3. Mendapat cahaya dari Allah. Orang yang rajin Sholat subuh berjamaah akan diberi cahaya oleh Allah di hari akhirat nanti. Cahaya tersebut akan menemaninya hingga ke surga.
  4. Sebagai parameter keimanan seseorang. Orang yang tidak beriman atau kurang imannya akan sangat sulit mengerjakan Sholat subuh, karena waktu sholat subuh bertepatan dengan waktu-waktu orang masih terlelap dalam tidur. Bangun di waktu subuh adalah ujian tersendiri untuk membuktikan kualitas keimanan seorang muslim.
  5. Parameter kejayaan umat islam. Islam akan berjaya ketika jumlah orang yang sholat subuh di mesjid sama atau bahkan melebihi sholat jumat.
  6. Menyehatkan tubuh. Berjalan di subuh hari ke mesjid sambil menghirup udara pagi yang segar akan menyehatkan badan. Berdasarkan beberapa penelitian, udara saat subuh adalah udara yang paling tepat untuk dihirup sebanyak-banyaknya.

Kesibukan Para Malaikat di Surga.

ALHAMDULILLAH. Terima kasih Ya Allah!


Quote:

Seseorang bercerita, aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku serta menunjukkan keadaan di surga.

Memasuki suatu ruang kerja yang penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata,"


Ini adalah Seksi Penerimaan.
Disini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah, diterima".
Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.

Kemudian,....
aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang. lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua.


Malaikat-ku berkata,
"Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman.Disini, kemuliaan dan rahmat yang diminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya".

Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak malaikat
yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.

Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil.

Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk disana, hampir tidak melakukan apapun.
"Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih", kata Malaikatku pelan. Dia tampak malu.

"Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?", tanyaku.
Menyedihkan", Malaikat-ku menghela napas. "Setelah manusia menerima rahmat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih".


"Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas Rahmat Tuhan?", tanyaku.

"Sederhana sekali", jawab Malaikat.

"Cukup berkata,
'ALHAMDULILLAHI RABBIL AALAMIIN, Terima kasih, Tuhan' ".

"Lalu, rahmat apa saja yang perlu kita syukuri?”, tanyaku
.

Malaikat-ku menjawab,


"Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, Pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, Maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini.

"Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia.

"Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputermu,engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu.

Juga.... Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan ... engkau lebih dirahmati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.

"[i]Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat [/i]....Maka,engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia".


"Jika,........ engkau dapat menghadiri Masjid atau pertemuan religius tanpa ada ketakutan akan penyerangan, penangkapan, penyiksaan,atau kematian ... M a k a,....engkau lebih dirahmati daripada 3 milyar orang didunia.

"Jika,....orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan ... Maka,.....engkau termasuk orang yang sangat jarang.

"Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka,.....
engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan emua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan.

"Jika,...engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima rahmat ganda yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu, berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa, engkau lebih dirahmati daripada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali".

Nikmatilah hari-harimu, hitunglah rahmat yang telah Allah anugerahkan kepadamu.

Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua
teman-temanmu untuk mengingatkan mereka betapa
dirahmatiNya kita semua.


"Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepadamu' ".
(QS:Ibrahim (14) :7 )

DOSA YANG LEBIH HEBAT DARI BERZINA

 Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan
 terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa IA
 berada dalam duka cita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat
 hampir seluruh wajahnya. Tanpa rias muka atau perhiasan menempel di
 tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping Dan roman mukanya yang
 ayu, tidakdapat menghapus kesan kepedihan yang tengah meruyak
 hidupnya. Iamelangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi
 Musa a.s.
 Diketuknya pintu pelan-pelan sambil mengucapkan salam. Maka
 terdengarlah ucapan dari dalam "Silakan masuk". Perempuan cantik itu
 lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk. Air matanya
 berderai tatkala IA berkata, "Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya, Doakan
 saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya." "Apakah dosamu
 wahai wanita ayu?" tanya Nabi Musa as terkejut. "Saya takut
 mengatakannya. " jawab wanita cantik. "Katakanlah jangan ragu-ragu!"
 desak Nabi Musa. Maka perempuan itupun terpatah bercerita, "Saya
 ......telah berzina." Kepala Nabi Musa terangkat, hatinya tersentak.

 Perempuan itu meneruskan, "Dari perzinaan itu saya pun......lantas
 hamil. Setelah anak itu lahir, langsung saya....... Cekik lehernya
 sampai...... tewas", ucap wanita itu seraya menagis sejadi-jadinya.
 Nabi musaberapi-api matanya. Dengan muka berang IA menghardik,"
 Perempuan bejad, enyah kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke
 dalam rumahku karena perbuatanmu. Pergi!"...teriak Nabi Musa sambil
 memalingkan Mata karena jijik.

 Perempuan berewajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu,
 hancur luluh segera bangkit Dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk ke
 luar dari dalam rumah Nabi Musa. Ratap tangisnya amat memilukan. Ia
 tak tahu harus kemana lagi hendak mengadu. Bahkan IA tak tahu mau di
 bawa kemana lagi kaki-kakinya. Bila seorang Nabi saja sudah
 menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya? Terbayang
 olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya. Ia tidak tahu
 bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa. Sang
 Ruhul Amin Jibril lalu bertanya, "Mengapa engkau menolak seorang
 wanita yang hendak bertobat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa
 yang lebih besar daripadanya? " Nabi Musa terperanjat. "Dosa apakah
 yang lebih besar dari kekejian wanita pezina Dan pembunuh itu?" Maka
 Nabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril.

 "Betulkah Ada dosa yang lebih besar dari pada perempuan yang nista
 itu?" " Ada !" jawab Jibril dengan tegas. "Dosa apakah itu?" tanya
 Musa kian penasaran. "Orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja
 Dan tanpa menyesal". Orang itu dosanya lebih besar dari pada seribu
 kali berzina.Mendengar penjelasan ini Nabi Musa kemudian memanggil
 wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan
 dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan
 tersebut.

 Nabi Musa menyadari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja
 Dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwa
 sembahyang itu tidak wajib Dan tidak perlu atas dirinya. Berarti IA
 seakan-akan menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan seolah-olah
 menganggap Tuhan tidak punya hak untuk mengatur Dan memerintah
 hamba-Nya. Sedang orang yang bertobat Dan menyesali dosanya dengan
 Sungguh-sungguh berarti masih mempunyai iman didadanya Dan yakin bahwa
 Allah itu berada di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan
 pasti mau menerima kedatangannya.

 (Dikutip dari buku 30 kisah teladan - KH  Abdurrahman Arroisy)
 Dalam hadist Nabi SAW disebutkan : Orang yang meninggalkan sholat
 lebih besar dosanya dibanding dengan orang yang membakar 70 buah
 Al-Qur'an, membunuh 70 nabi Dan bersetubuh dengan ibunya di dalam Ka'bah.

 Dalam hadist yang lain disebutkan bahwa orang yang meninggalkan sholat
 sehingga terlewat waktu, kemudian IA mengqadanya, maka IA akan disiksa
 dalam neraka selama satu huqub. Satu huqub adalah delapan puluh tahun.
 Satu tahun terdiri dari 360 Hari, sedangkan satu Hari di akherat
 perbandingannya adalah seribu tahun di dunia. Demikianlah kisah Nabi
 Musa Dan wanita pezina Dan dua hadist Nabi, mudah-mudahan menjadi
 pelajaran bagi Kita Dan timbul niat untuk melaksanakan kewajiban
 sholat dengan istiqomah

ampunan Allah SWT

”Hai anak Adam, selama kalian berdoa dan berharap kepadaKu, niscaya aku akan memberi ampunan kepada kalian atas semua dosa yang kalian lakukan tanpa Kupedulikan. Hai anak Adam, seAndainya dosa-dosamu mencapai langit, kemudian kalian memohon ampun kepadaMu, niscaya Aku akan mengampuni semua dosa yang telah kalian lakukan tanpa Kupedulikan. Hai anak Adam, seAndainya kalian datang kepadaKu dengan membawa dosa-dosa sepenuh bumi, kemudian kalian datang tanpa mempersekutukanku Aku dengan sesuatu pun, niscaya Aku akan datang dengan membawa ampunan sepenuh bumi.” (HR Tirmidzi)

Menghitung Harga Nafas Kita

Pernahkah anda menghitung berapa liter oxigen dibutuhkan dalam sehari? Artikel ini saya posting untuk mengingatkan agar senantiasa kita bersyukur kepada Sang Pencipta.

Bernafas, mungkin sudah dianggap biasa dan tak lagi menarik dibahas oleh sebagian orang. Pasalnya, sejak bangun tidur sampai terlelap, manusia tak lepas dari kegiatan mengambil udara di alam bebas ini. Namun, pernahkah Anda memperhatikan bagaimana nikmat Allah ini sebenarnya bernilai miliaran rupiah? Tak perlu menghitung kegiatan bernafas secara keseluruhan yang melibatkan berbagai organ tubuh, cukup kiranya menjumlah rupiah dari setiap udara yang dihirup.
Sekali bernafas, umumnya manusia memerlukan 0,5 liter udara. Bila perorang bernafas 20 kali setiap menitnya, berarti udara yang dibutuhkan sebanyak 10 liter. Dalam sehari, setiap orang memerlukan 14.400 liter udara.
Lalu, berapa nilai tersebut bila dirupiahkan? Sebagaimana diketahui, udara yang dihirup manusia terdiri dari beragam gas semisal oksigen dan nitrogen. Keduanya, berturut-turut 20% dan 79% mengisi udara yang ada di sekitar manusia. Bila perbandingan oksigen dan nitrogen dalam udara yang manusia hirup sama, maka setiap kali bernafas manusia membutuhkan oksigen sebanyak 100 ml dan 395 ml lainnya berupa nitrogen. Artinya, dalam sehari manusia menghirup 2880 liter oksigen dan 11.376 liter nitrogen.
Jika harga oksigen yang dijual saat ini adalah Rp 25.000 per liter dan biaya nitrogen per liternya Rp 9.950 (harga nitrogen $ 2.75 per 2,83 liter, data nilai tukar dollar Bank Indonesia pada 9 November 2009), maka setiap harinya manusia menghirup udara yang sekurang-kurangnya setara dengan Rp 176.652.165. Dengan kata lain, bila manusia diminta membayar sejumlah udara yang dihirup berarti setiap bulannya harus menyediakan uang sebesar 5,3 Miliar rupiah. Dalam setahun, manusia dapat menghabiskan dana 63,6 Miliar.
Itu hanya jumlah uang yang diperlukan dalam setahun. Bila dihitung seluruh kebutuhan seumur hidup, pastilah nilainya lebih mencengangkan lagi. Sungguh, Allah maha pemurah atas segala karunia-Nya. Tak terkecuali nikmat Allah dari udara yang digunakan manusia sebagai bahan bernafas setiap saatnya.
Udara yang melimpah ruah di alam adalah bukti kasih sayang Allah yang luar biasa. Sekumpulan gas tersebut diberikan Allah kepada manusia dengan cuma-cuma. Tak sepeser pun dipungut dari manusia atas nikmat yang amat penting tersebut. Oleh karenanya, sudah sepantasnyalah manusia bersyukur kepada Sang Pencipta. Dia-lah Rabb yang mengurus kita di siang dan di malam hari sebagaimana firman Allah, “katakanlah: ‘Siapakah yang dapat memelihara kamu di waktu malam dan siang hari selain (Allah) Yang Maha Pemurah?’…”(QS Al Anbiyaa’ 21: 42).
(sumber:Hidayatullah.com)


a poetry bout' Al'Quran

Al-Quran

In the shelter of Al-Qur'an
I feel boundless precious gladness
which cant be understand by others

in the shelter of Al-Qur'an
i find that there's the true universe
which if bigger than this visible world

in the shelter of Al-Qur'an
in fact, humans are admirable
more than in the sight of humans themselves

in the shelter of Al-Qur'an
i find nothing happened by change
in every breath and step of the space

in the shelter of Al-Qur'an
i can see GOd's interference
in every event and incident

in the shelter of Al-Qur'an
i see an incredibly amazing beauty
in every detail of this harmonious life

in the shelter of Al-Qur'an
i feel realy worthy and highly regarded
because God talks to me through this book

Harmoni diri

saat shalawat ku sebatas ucapan
saat shalat ku sebatas gerakan
saat shaum ku sebatas kewajiban
saat haji ku sebatas kebanggaan
saat itu pula ..
kesia-siaan terbesar ada pada diri ku

saat islam ku sebatas pakaian
saat iman ku sebatas ucapan
saat ihsan ku sebatas pengetahuan
saat itu pula..
ada penipuan besar dalam diriku

saat kematian dianggap hanya cerita
saat neraka dianggap hanya berita
saat Tuhan dianggap hanya kata
saat itu pula ..
kesombongan terbesar ada pada ku

saat takdir dianggap tak mungkin
saat hidup kembali dianggap mustahil
saat Tuhan dianggap nihil
saat itu pula..
kedurhakaan terbesar ada pada diriku

Bukankah aku memiliki hati?
bukankah aku memiliki jasmani?
bukankah aku memiliki akal budi?
Maka....
Harmoniskanlah semuanya
Ya Rabbi.. semata hanya untuk Mu..

kenabian Muhammad SAW, telah ada di berbagai kitab (naskah), jauh sebelum Al QUran diturunkan

Islam telah ada sejak manusia diturunkan ke bumi. Q.S. Faathir. Surat 35:24 menyebut.."Dan tidak ada satupun umat yg memberi peringatan.."Begitupun kupasan kenabian Muhammad SAW,tlh ada diberbgai kitab (naskah),jauh sebelum Al Quran diturunkan.mulai kitab weda misalnya.kitab yg tlh ada 4000 th lalu ini,mmuat ramalan (attarwa weda)yg dikenal dg kuntak fuktaz,yg berarti:bebas dr atw pesan perdmaian.dlm bhsa arab diartikan dg ISLAM.bhkan mantra dlm weda memuat pernyataan dia adalah kurama yg dilindungi 6090 musuh,menunggang unta dan dia adalah nabi.smua mengarah pd sosok Muhammad SAW.kitab pasri dan kitan Mandaisia bab 60 ayat 637 mnyebut:"Tusian akan mnjd nabi terkhir".dlm surat lain disebut bhw Muhammad adlh penutup para nabi.dlm kitab solomon bab5 ayat 16,nabi Muhammad disebutkan namanya sebagai Muhammadem,tambahan 'Em'merupakan tnda penghormatan.lantas di Yohanes bab 16 ayat 7 jg disebut:"adlh lbh berguna bgi kamu,jka q pergi,penghibur itu tdk akan dtg kpdmu,tp jka q pergi q akn mengutus dy kpdmu.."Ini mngisyaratkan kdatngan pembimbing baru itu,nabi Isa hruslah pergi dlu.dan 'jiwa suci' itu muncul jauh sbelum kedatngan Yesus.
Subhanallah...
(Dikutip dr VCD Nabi Muhammad SAW Dalam Berbagai KItab Agama Dr.ZAkir Naik Series).

Like Love

Love is like a wind. i can't see it, but i can feel it

C.I.N.T.A

C. I . N . T . A

find your true love
me too ..
I love you my true love..
aku cinta kamu,
cinta sejatiku,,
always
selalu..

mana bisa aku bahagia

mana bisa bahagia akan impianku,, jika masih ada orang lain yang tidak bahagia,,

caution on cosmetics

  1. apakah aroma parfum tidak tahann lama alias cepat hilang setelah disemprotkan?
  2. apakah body lotion yang kamu inginkan berubah warna?
  3. apakah ejaan merek pada slah satu bedak kurang lengkap?
  4. apakah bentuk kemasan eye shadow sedikit berbeda dari yang biasa kamu liat?
  5. apakah cairan dari dalam botol parfum terasa lebih berminyak
  6. apakah wangi liquid soap tercium lebih tajam dibanding sisanya?
  7. apakah colougn yang kau beli membuat kulitmu gatal dan teriritasi?
  8. apakah kamu beli lipstik dalam kemasan tanpa logo?

First in class

  1. aktif berorganisasi
  2. rajin bertanya
  3. berani menjawab
  4. ringan tangan
  5. murah senyum
  6. full of ideas
  7. tertawa
  8. non ekslusif

I LOVE ME

I love being myself,, and it's me with all of my good and weeknesses